Disdik Jabar Terima Banyak Aduan Siswa SMA dan SMK Jadi Korban Perundungan

Agung Bakti Sarasa
Disdik Jabar menerima 8 aduan kasus perundungan masuk melalui Stopper sejak aplikasi tersebut diluncurkan 22 Februari 2023 lalu. (FOTO: AGUNG BAKTI SARASA)

Sementara itu, anggota Komisi V DPRD Jabar Sri Rahayu Agustina mengapresiasi gagasan yang diinisiasi Disdik Jabar tersebut. 

Menurut Sri Rahayu, aplikasi yang dibuat oleh Disdik Jabar sudah sesuai dengan Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

"Nah saya harapkan program ini bukan hanya program seremonial. Akan tetapi, ini adalah program yang benar-benar bisa dirasakan oleh siswa, orang tua, guru, dan kepala sekolah," kata Sri Rahayu.

Dia menyatakan, ketika berbicara tentang kekerasan terhadap anak, banyak rangkaian yang harus dipenuhi dari program Stopper tersebut. Dia juga mengusulkan ada psikolog untuk turut membina para peserta didik dan guru.

"Kesiapan dari program ini harus bersinergi dengan stakeholder lainnya seperti DP3AKB dan memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah melalui rapat dengan orang tua murid, paguyuban juga bisa diundang," ujar dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masjid Al Jabbar Bandung Didaftarkan Jadi Objek Vital Negara agar Dijaga TNI dan Polri

57 tahun lalu

Staf Ahli Wapres Sebut Lokasi PKL Bandung Bisa Jadi Destinasi Wisata Pemikat Turis

57 tahun lalu

Gempa Terkini M3,3 Guncang Kabupaten Bandung

57 tahun lalu

HT Saksikan Penyerahan Bantuan Gerobak Perindo kepada Pelaku UMKM di Bandung

57 tahun lalu

Dapat Gerobak, Pedagang Seblak di Bandung Doakan Partai Perindo Semakin Maju

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal