Diduga Dilarang Pakai Jilbab, Karyawan Pabrik di Sukabumi Mogok Kerja

Dharmawan Hadi
Polisi memediasi antara manajemen perusahaan dengan karyawan terkait pelarangan jilbab. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi) 

General Manager PT Nina Venus Indonusa 2, Herman mengatakan kejadian pelarangan bekerudung ini hanya salah paham antara manajemen perusahaan dengan satpam. 

"Kesalahpahamam saja. Padahal sebenarnya dari pertama juga sudah memperbolehkan, cuma diseragamkan warnanya untuk keindahan dan dimasukkan ke dalam pakaian menggunakannya. Makanya kita sediakan dan saat ini sudah dipakai dan masuk kerja kembali," ujar Herman. 

Herman menambahkan bahwa saat ini, 16 karyawati yang sempat mogok kerja selama satu jam lebih itu telah kembali bekerja dengan memakai kerudung yang disesuaikan dengan kebijakan perusahaan. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Aksi Heroik Gadis Berjilbab Lawan Pria Berhelm Pencuri HP hingga Kabur Ketakutan

57 tahun lalu

Sumbawa Gempar, Warga Temukan Bayi Dalam Kardus Dibungkus Jilbab Hitam di Depan Toko 

57 tahun lalu

BKD Akan Beri Sanksi Oknum Guru Perundung Siswi SMA di Sragen gegara Tak Pakai Jilbab

57 tahun lalu

Kasus Siswi di Sragen Dibully gegara Tak Pakai Jilbab, Orang Tua Korban Lapor ke Polisi

57 tahun lalu

Kasus Bullying Siswi SMA Sragen, Ganjar: Sudah Diperingatkan, Anda Berhadapan dengan Saya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal