Sementara itu, Ketua RT setempat Dede S, mengatakan, kondisi korban saat ini masih trauma. Korban terlihat murung, saat ditanya tidak berani menceritakan apa yang telah terjadi.
“Korban trauma, psikisnya terganggu dan terus ditemani keluarga supaya tidak murung terus. Kami harap ada pendampingan (trauma healing) terhadap korban, karena minggu-minggu sekarang untuk berangkat sekolah pun korban nggak mau,” ujar Dede.