Ditanya tentang video viral berisi rekaman dirinya membantu ambulans lolos dari kemacetan, Andrian mengemukakan, saat itu hanya ingin menolong ambulans yang terjebak macet di perempatan. “Dengar suara ambulans terus macet, ditolongin,” ujar Andrian polos.
Sebagai bentuk apresiasi dan kekaguman, Dedi Mulyadi pun mengajak Andrian yang bercita-cita menjadi prajurit TNI ini berbelanja ke mal, sebagai hadiah atas jiwa patriotnya.
Dedi dan Andrian berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan modern di daerah Bojongsoang. Seusai berbelanja, Andrian meminta izin untuk memberikan uang Rp100.000 yang sebelumnya diberi oleh Dedi Mulyadi, kepada pengamen badut di depan pusat perbelanjaan itu.
Melihat aksi spontan itu Dedi pun semakin kagum dengan besarnya empati Andrian yang meski masih kecil dan hidup sederhana tapi ingin berbagi rezeki kepada orang lain.
“Ada dua hal yang saya dapat hari ini. Pertama anak ini (Andrian) punya empati terhadap kesusahan orang. Ketika melihat badut, dia ingin memberi uang Rp100.000 yang dia punya. Lalu kedua, anak ini sangat cinta sama mamanya karena setiap beli apa-apa selalu ingat mamanya,” ujar Dedi Mulyadi.
Menurut Dedi, lebih hebatnya lagi, Andrian memiliki jiwa heroik dan patriotik yang tercermin dari keberaniannya membantu ambulans agar lolos dari kemacetan lalu lintas.
“Andrian ini anak yang memiliki jiwa ksatria mau berkorban demi kepentingan sesama. Inilah anak Indonesia masa depan,” tutur Dedi.