"Warga sekitar sini kaget karena tidak menyangka AR menjadi bagian dari kelompok teroris," katanya.
Menurutnya, selama ini kepribadian AR normal seperti warga pada umumnya. Namun diakuinya agak sedikit introvert.
"Cuma gak lama tinggal di sini, sering ke Tasikmalaya mengajar di pesantren," ucapnya.
Sebelumnya polisi menangkap AR warga Majalengka diduga terkait terorisme di Tasikmalaya. Selanjutnya polisi menggeledah rumah AR dan menangkap rekannya HD.