Dedi Mulyadi Minta Polda Jabar Tindak Tambang Batu Ilegal Pakai Peledak di Karawang

Agus Warsudi
Aktivitas penambangan batu ilegal menggunakan bahan peledak di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang. (FOTO: ISTIMEWA)

Dia menduga ada campur tangan perusahaan dan tambang bukan dikelola perorangan oleh warga. “Pasti bahan peledak diperoleh oleh pengusaha dan ini tanpa izin. Semoga jajaran Polda Jabar dan Polres Karawang bisa segera tindak lanjuti. Ini bukan hanya soal tanpa izin (tambang), tapi sudah menyangkut hal-hal prosedural ancaman hukum penggunaan bahan peledak tanpa izin,” tutur Kang Dedi.

Bahkan, Kang Dedi juga langsung menelepon Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk turun langsung periksa kondisi tambang baru ilegal di Kecamatan Pangkalan, Karawang itu.

Tujuan awal Dedi Mulyadi datang ke lokasi adalah mengecek langsung laporan warga terkait kawanan monyet yang turun ke pemukiman dan kawasan wisata Guha Dayeuh.

Sekawanan monyet tersebut turun diduga terganggu dengan aktivitas tambang. Selain itu sumber makanan di kawasan hutan telah habis.

“Di gua ini masih banyak binatang seperti kera dan konon katanya mulai kelaparan karena sumber makanan sudah tidak ada. Semoga bisa mencari solusi problem di wilayah sini. Gua ini terancam oleh bom batu,” ujar Kang Dedi.

Selain mengecek langsung lokasi, tutur mantan Bupati Purwakarta, membawa satu mobil kol buntung penuh pisang untuk diberikan pada kawanan monyet. Dan benar saja saat pisang dibawa langsung diserbu oleh kawanan monyet yang lapar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buntut Pernyataan Arteria Dahlan, Dedi Mulyadi Wacanakan Kebangkitan Bahasa Sunda

57 tahun lalu

Ini Kuliah Nasionalisme dari Dedi Mulyadi untuk Arteria Dahlan

57 tahun lalu

Tanggapi Arteria Dahlan, Dedi Mulyadi: Rapat Pakai Bahasa Sunda, Apa Salahnya?

57 tahun lalu

Galian Tanah Merah Kotori Jalan di Subang, Dedi Mulyadi Ngamuk

57 tahun lalu

Dituding Pencitraan Lewat Konten YouTube, Dedi Mulyadi Bilang Begini 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal