Dia juga mengungkapkan, nilai kas daerah Jawa Barat saat ini tercatat sekitar Rp2,5 triliun dan diperkirakan akan menurun drastis hingga di bawah Rp50 miliar menjelang akhir Desember 2025 seiring realisasi belanja daerah.
Dedi menegaskan bahwa Jawa Barat selama ini termasuk salah satu provinsi dengan realisasi belanja daerah terbaik di Indonesia versi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dia memastikan penyerapan anggaran dilakukan secara bertahap dan terukur agar setiap proyek pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Kalau dikasih langsung semua, nanti uangnya habis tapi pekerjaannya tidak ada. Jadi kita bagi bertahap agar terkontrol,” ucapnya.