Dampak Penyekatan, Volume Kendaraan di Tol Cipali Diprediksi Turun 40 Persen

Toiskandar
Kendaraan mengantre di gerbang Tol Palimanan saat petugas gabungan menggelar simulasi penyekatan. Antrean kendaraan diprediksi tak akan terjadi saat larangan mudik diberlakukan mulai 5 Mei 2021. (Foto: iNews/Toiskandar)

General Manager (GM) Operation ASTRA Tol Cipali Suyitno mengatakan, penurunan volume kendaraan yang melintas di Tol Cipali diprediksi akan terjadi pada periode larangan mudik nanti.

"Kami memperkirakan akan terjadi penurunan volume kendaraan hingga 40 persen baik saat arus mudik maupun balik nanti. Hal tersebut terjadi akibat ketatnya larangan mudik yang dilaksanaan pemerintah," kata GMO ASTRA Tol Cipali.

Walaupun volume diprediksi turun, ujar Suyitno, pengelola tetap membuka penuh seluruh loket pada musim mudik nanti. "Tiga loket akan disiapkan secara khusus untuk kanalisasi kendaraan berplat Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek)," ujar Suyitno.

Sejauh ini, tutur Suyitno, sejumlah pemudik mulai melalukan perjalanan pulang kampung lebih awal. Diperkirakan, pemudik akan terus bergerak dari arah barat ke timur hingga pemberlakuan larangan mudik pada 5 Mei 2021 nanti.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan 160 Titik Penyekatan, Pemudik Bandel Pasti Diputar Balik

57 tahun lalu

Tren Covid-19 di Jabar Turun, Ridwan Kamil: Tetap Tingkatkan Kewaspadaan

57 tahun lalu

Tol Cipali Tetap Dibuka Normal Meski Ada Larangan Mudik

57 tahun lalu

Larangan Mudik Lebaran 2021, 8 Pos Penyekatan Digelar di Kota Bandung

57 tahun lalu

Larangan Mudik, Polres Garut Lakukan Penyekatan, Puluhan Kendaraan Diputar Balik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal