Dampak Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Jabar Meningkat Jadi 9,7 Persen

Dicky Wismara
Gubernur Jabar Ridwan Kamil membagikan langsung paket sembako kepada masyarakat terdapat pandemi Covid-19. (Foto: iNews/DICKY WISMARA)


"Setelah hampir dua tahun dilanda pandemi, Dinsos Jabar menggulirkan dana Rp100 miliar untuk membantu perekonomian bagi masayarakat noin DTKS atau masayarakat miskin baru, untuk permodalan dengan program modal usaha bersama," tutur Kadinsos Jabar.

Bantuan itu diberikan kepada setiap kelompok usaha dengan kententuan setiap kelompok terdiri dari 10 kepala keluarga (KK). Modal usaha yang diberikan untuk setiap kelompok senilai Rp30 juta.

"Untuk pemulihan ekonomi, Dinsos Jabar menganggarkan Rp100 miliar untuk kelompok usaha bersama. Dengan bantuan pemulihan ekonomi ini, diharapkan masayarakat non-dts atau masyarakat miskin baru dapat kembali membuka usaha dan mandiri," ucap Dodo Suhendar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jusuf Kalla Sebut Faktor Kemiskinan Picu Kasus Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT

57 tahun lalu

Kolaborasi Strategis Kemenhub, Pemprov Jawa Barat, dan KAI Perkuat Konektivitas Transportasi di Jawa Barat

57 tahun lalu

Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Didukung Perindo, Nelson-Kris Siap Bawa Gorontalo Mentas dari Kemiskinan

57 tahun lalu

Kembangkan Sektor Unggulan di Jabar, OJK Beri Pembiayaan Peternak Domba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal