Dalam Dua Pekan, 10 Warga Kota Cimahi Meninggal Akibat Covid-19

Adi Haryanto
Foto/Ilustrasi

Kemudian saat dirawat di rumah sakit ternyata kondisinya sudah parah karena ada komorbid. “Kasus kematian itu kadang-kadang karena keterlambatan dari pihak keluarga ataupun yang lainnya untuk melaporkan kepada tim kesehatan,” ujarnya.  

Ngatiyana memastikan, Pemkot Cimahi akan mengoptimalkan pelaksanaan PPKM hingga 8 Februari mendatang. Setelah itu baru akan menunggu petunjuk dan arahan dari pemerintah pusat. Salah satunya adalah terkait rencana PPKM mini/mikro sampai tingkat kelurahan atau RW dan RT. 

“Kalau memang itu perlu dilanjutkan (PPKM) mikro, mungkin diubah sedikit polanya. Sekarang juga jajaran RW, hansip, dan sebagainya sudah turut serta dalam penanganan pencegahan terhadap Covid-19 di wilayahnya masing-masing," tutur Ngatiyana. 

Menurut plt Wali Kota Cimahi, dengan positivity rate yang masih tinggi, masyarakat diminta tetap mematuhi kebijakan pemerintah. Seperti menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya. 

"Cimahi dapat apresiasi dari Gubernur dalam kesadaran menggunakan masker yang mencapai 84 persen. Itu harus dipertahankan dan terus ditingkatkan, agar kasus Covid-19 terus turun," pungkasnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

400 Nakes di Cimahi Gagal Divaksin Covid-19, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Selama Pandemi Covid-19, Puluhan Bayi Meninggal di Kota Cimahi

57 tahun lalu

Sopir, Penumpang, dan Pedagang di Terminal PAB Cimahi Jalani Rapid Test Antigen

57 tahun lalu

Warga Cimahi Paling Disiplin Pakai Masker, Kabupaten Bandung Jaga Jarak

57 tahun lalu

DBD Jadi Ancaman Serius Kota Cimahi di Masa Pandemi Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal