Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Cimahi Timpa 11 Orang, PKL hingga Siswa SD
Advertisement . Scroll to see content

Selama Pandemi Covid-19, Puluhan Bayi Meninggal di Kota Cimahi

Kamis, 04 Februari 2021 - 20:21:00 WIB
Selama Pandemi Covid-19, Puluhan Bayi Meninggal di Kota Cimahi
Kematian bayi. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

CIMAHI, iNews.id - Kasus kematian bayi di Kota Cimahi, Jawa Barat, selama pandemi Covid-19 pada 2020, cukup tinggi, mencapai 69 kasus. Sementara, untuk kasus kematian ibu, 12 kasus.

"Untuk kematian ibu dan bayi itu bukan karena Covid-19, tapi kebanyakan pada ibu karena hipertensi, infeksi, dan pendarahan. Sedangkan, bayi kebanyakan karena asfiksia (kondisi kadar oksigen dalam tubuh menurun)," kata Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Kota Cimahi Indah Gilang Indira, Kamis (4/2/2021).

Dia mengemukakan, untuk rasio kematian ibu pada tahun lalu ada penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Kasus kematian ibu biasanya terjadi pada ibu hamil, saat melahirkan, dan dimasa nifas sampai dengan 42 hari setelah melahirkan.

Sementara pada bayi, ujar dia, terjadi pada bayi yang baru melahirkan sampai dengan bayi umur 12 bulan kurang sehari. Selain faktor asfiksia kematian pada bayi juga dikarenakan berat badan saat lahir rendah, dan sejumlah faktor lainnya. 

"Kami berharap di 2021 angka kematian ibu dan bayi bisa turun. Dikarenakan masih pandemi Covid-19, maka kami terus ingatkan disiplin protokol kesehatan agar ibu hamil tidak sampai terpapar," ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut