Pihaknya pun menilai kondisi rata-rata sekolah di Cianjur juga sangat menghawatirkan.
"Indeks Pendidikan Kabupaten Cianjur juga rendah, hanya mencapai 7,2 tahun yaitu setara SMP Kelas 7," ucapnya.
Untuk mewujudkan hal itu, Deden Nasihin menuturkan butuh pengorbanan dengan dibuktikan dari dirinya meninggalkan kursi DPRD Jabar. Demikian juga dengan Efa yang sudah meninggalkan status ASN untuk fokus berkolaborasi dengan seluruh aktor pembangunan dan bergegas mengejar ketertinggalan dari daerah-daerah lainnya di Jawa Barat dan di Indonesia.
"Untuk kesejahteraan warga, dengan tagline perubahan Cianjur bergegas dan berlari mengejar ketertinggalan. Untuk itu kami berkomitmen dituangkan dalam sebuah visi yaitu berkolaborasi mewujudkan Cianjur BERKAH (Berdaya Saing, Khidmah dan Amanah)," ujarnya.