BMC berdiri pada akhir tahun 1928. Menurut laman bmc-bandung.com, BMC adalah koperasi susu pertama yang menggunakan peralatan pabrik pengolahan susu berteknologi tinggi pada zaman Hinda-Belanda, termasuk pengolahan susu dengan sistem pasteurisasi.
Peternakan sapi milik orang Belanda yang memasok susu ke BMC dibubarkan oleh orang Jepang yang menjajah Indonesia. Sapi-sapi itu beralih tangan dan dipelihara oleh penduduk sekitar sebagai usaha keluarga.
Garut menjadi salah satu daerah penghasil sapi perah di Jawa Barat. Berdasarkan data Pemkab Garut pada tahun 2021, populasi hewan ternak ini mencapai 12.368 ekor dengan produksi susu sebanyak 12.963.787 liter.
Kabupaten ini memiliki potensi peternakan yang sangat baik. Tidak hanya sapi perah tapi produk unggulan peternakan Kabupaten Garut yang sudah cukup dikenal adalah domba dan kambing.
Luas lahan penggembalaan di Kabupaten Garut kurang lebih mencapai 2.651,65 Ha yang menghasilkan produksi pakan ternak sebanyak 93.187,08 Ton, sehingga produktivitas lahan penggembalaan dalam menghasilkan pakan sebesar 28,29 ton/ha.