Selain itu, tak sedikit warga yang menggelar hajatan seperti pesta pernikahan dan khitanan. Kegiatan itu menimbulkan kerumunan orang dan sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan.
Ratusan warga Subang yang terinfeksi virus Corona, sebagian menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sebagian lagi dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala berat, seperti demam, batuk, sesak napas, kehilangan fungsi indera penciuman dan perasa.
Warga Desa Sukamaju menutup jalan lingkungan dan gang menggunakan bambu. Seluruh jalan penghubung antardesa ditutup.
"Meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Desa Sukamaju ini dari kluster keluarga. Kasus Covid-19 terus meningkat setelah libur lebaran kemarin," kata Kades Sukamaju Yusup Sigiarto.
Selain menutup akses jalan, ujar Yusup, satgas desa juga membatasi sejumlah kegiatan dan warga harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) ketat, demi menekan laju penyebaran Covid-19.