Cicurug Sukabumi Diterjang Banjir Bandang, Ini Analisis BNPB

Felldy Aslya Utama
Analisa BNPB kejadian banjir bandang Cicurug Sukabumi. (Foto BNPB).

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menganalisis kejadian banjir bandang yang menerjang Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (21/9/2020). Wilayah kejadian banjir bandang Sukabumi merupakan dataran rendah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan wilayah yang diterjang banjir tersebut berada di bawah kaki Gunung Salak dan dilalui Sungai Citarik-Cipeuncit serta Sungai Cibojong.

"Wilayah yang terdampak itu memiliki indeks bahaya sedang hingga tinggi terhadap banjir bandang," ucap Raditya dalam keterengan pers, Rabu (23/9/2020).

Berdasarkan pantauan GPM-NASA (inaWARE) sebelum kejadian, kata dia wilayah hulu atau di sebelah utara Sukabumi mengalami curah hujan sedang-tinggi dengan intensitas hingga-120 mm.

"Hujan dengan intensitas tinggi tersebut menyebabkan massa air di daerah hulu menjadi semakin besar," ucap dia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal