Sebelumnya Direktur Riset Charta Politika Muslimin menuturkan, sebanyak 17,5 persen masyarakat memilih Perindo karena tertarik dengan figur HT. Setelah itu, masyarakat tertarik dengan program yang ditawarkan.
“17,5 persen karena figur Hary Tanoesoedibjo. Kedua, karena program partai dengan 10 persen. Kemudian, 10 persen karena mengusung capres-cawapres Jokowi dan Ma’ruf Amin,” tutur Muslimin dalam rilis survei bertema “Pileg 2019: Pemilu yang terlupakan?”.
Mengenai alasan memilih Perindo karena tertarik dengan program partai, hal ini tak lepas dari aksi nyata Perindo. Partai berlambang rajawali biru ini memiliki berbagai program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, mulai dari pengasapan (fogging), bazar sembako murah, bedah rumah, hingga program kesehatan mata bagi lansia.
Muslimin menambahkan, survei juga mengukur tingkat kemantapan pilihan masyarakat terhadap partai politik. Untuk Perindo sudah mencapai di angka 60 persen.
"Perindo cukup cepat dikenalnya karena sudah di atas 50 persen,” ujarnya.