Cerita Perajin Tembikar Muda di Cianjur, Cobek Rani Tetap Diminati meski di Masa Pandemi

Mochamad Andi Ichsyan
Rani dengan serius sedang mengolah tanah liat untuk dijadikan cobek pesanan dari pengepul. (Foto: iNewsTv/Mochamad Andi Ichsyan)

"Hasilnya lumayan dan masih tetap bertahan. Biasanya cobek dijual ke pengepul antara Rp2.000 sampai Rp3.000 per buah, ya tergantung ukuran juga. Nantinya dari pengepul didistribusikan ke ke sejumlah kota seperti Sukabumi, Bogor sampai juga ke Banten, " ujar Rani, Kamis (1/4/2021).

Sementara itu, aparat pemerintahan desa setempat melihat potensi besar dari keahlian warga Kampung Ciluncat ini. Sebab kerajinan tembikar menjadi profesi yang sudah jarang. Sehingga Kampung Ciluncat terus didorong untuk menjadi sentra kerajinan tembikar. 

"Untuk tetap melestarikannya, kami turut serta mengenalkan produk unggulan ini. Ke depan para perajin akan dibantu penyediaan alat produksi agar terus meningkatkan kualitas dan kuantitasnya," kata Kades Cibadak, Elan Hermawan.

Menurutnya, selain menjadi sentra produksi, kampung yang mayoritas warganya perajin cobek dan tungku tradisional ini diharapkan bisa menjadi destinasi wisata dan edukasi bagi wisatawan.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mencicipi Makanan Khas Cianjur, Ada Geco  yang Legendaris sejak 1948

57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

57 tahun lalu

Tragis! Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Cianjur

57 tahun lalu

Buron 6 Hari, Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Anggota LBH Cianjur Ditangkap

57 tahun lalu

Bersepeda, Plt Wali Kota Madiun Tinjau Lokasi yang Akan Disulap Jadi Destinasi Wisata ‎

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal