Lebih lanjut Irfan mengatakan, hal tersebut terjadi diperkirakan karena adanya penambahan volume kendaraan dari arah Sukabumi Selatan seperti Surade, Jampangkulon, Palabuhanratu yang datang dari arah Simpang Ratu. Sebanyak 2 lajur kendaraan padat ditambah dengan 1 lajur arah Sukabumi dipadati para pengguna sepeda motor.
"Jadi lajur berlawanan tersisa satu untuk kendaraan yang akan menuju arah Sukabumi. Banyaknya pengemudi yang tidak sabar untuk antre menyebabkan beberapa kali terjadi kemacetan. Pengemudi angkot yang berhenti sembarangan dan memutar arah di sekitar Pasar Cibadak juga memperparah kemacetan," ujar Irfan.
Dia menambahkan, dari arah Bogor menuju Sukabumi juga terpantau masih banyak kendaraan berpelat nomor Jakarta yang akan berwisata di wilayah Sukabumi. Antrean kendaraan terjadi di sebelum SPBU Pertamina 34-43313 di Pamuruyan hingga Simpang Ratu.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saeful Haris mengatakan, sebanyak 6.485 kendaraan melintas di wilayah Sukabumi pada Jumat (4/4/2025) hingga pukul 07.30 WIB.
"Hitungan seharinya 8.030 kendaraan yang melintas Sukabumi," ujarnya.