Cerita Ibu Hamil yang Sulit Tembus Kemacetan saat PSBB di Garut

iNews.id
Suasana di Jalan Ahmad Yani, Kota Garut saat PSBB. (Foto iNews.id)

Dia mengaku percuma pemerintah meminta masyarakat tetap di rumah, namun jalanan masih ramai masyarakat berkerumun. Akibat kemacetan itu, perempuan hamil itu kesulitan untuk konsultasi ke dokter.

"Susah mau periksa konsul kehamilan. Pas lihat di kota crowded tidak ada polisi dan petugas yang berjaga," katanya.

Dia mengatakan tidak melihat petugas yang berjaga saat penerapan PSBB. Padahal dia khawatir terpapar corona jika ke luar rumah, namun masyarakat terlihat bebas beraktivitas di luar rumah.

"Tidak ada petugas berjaga pembatasan sosial. Ke dokter diperketat takut corona, sementara di luar warga bebas," ucapnya.

Akibat kesulitan menembus kemacetan itu, dia berkonsultasi kehamilan ke bidan melalui online.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal