Cegah Intoleransi, Menag Yaqut Ingin Pendidikan Bebas dari Ekstrimisme

Widya Michella Nur Syahid
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Ist)

Lebih lanjut, Menag menyampaikan tahun ini sudah memerintahkan untuk pemetaan semua lembaga pendidikan keagamaan, madrasah, PTKI, pondok pesantren, terkait paham keagamaan dan kebangsaan, dan termasuk di dalamnya terkait kekerasan seksual yang sempat ramai beberapa waktu yang lalu. 

"Saya juga tidak bosan-bosan mengingatkan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pengajaran di madrasah dan institusi pendidikan keagamaan lainnya," kata Menag. 

Terakhir dia ingin menjadikan Kemenag sebagai barometer bagi kementerian lain. Sebab menurutnya Kemenag mempunyai tugas yang lebih berat karena menyandang seluruh agama di Indonesia.

"Mari kita jadikan agama sebagai inspirasi dengan membawa nilai-nilai kebaikan," ujar Menag.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Massa Pro Kontra Menag Yaqut Unjuk Rasa di Balaikota Cirebon, Dukung dan Mengecam

57 tahun lalu

Pakar Hukum Ubhara Kritik KPK dalam Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji

57 tahun lalu

LBH Ansor Bali Soroti Kasus Kuota Haji yang Jerat Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi

57 tahun lalu

Komisi III DPR Minta KPK Jangan Ragu Tetapkan Tersangka Kasus Kuota Haji

57 tahun lalu

Pembubaran Ibadah di Padang, Wali Kota Fadly Amran Tegaskan Bukan Konflik SARA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal