Cegah Covid, Pemkot Cimahi Larang Siswa Naik Transportasi Umum ke Sekolah

Tim iNews.id
Pemkot Cimahi melarang siswa untuk naik transportasi umum saat penerapan belajar tatap muka di sekolah untuk mencegah Covid-19. (Foto: Dok.iNews.id)

CIMAHI, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Jawa Barat meminta agar siswa yang nanti menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tidak pergi dan pulang ke sekolah menggunakan kendaraan umum. Karena itu, para orang tua harus mengantar dan menjemput anak-anaknya saat hendak ataupun usai melakukan aktivitas di sekolah.

“Kami ingin saat PTM yang rencananya dimulai Januari 2021, siswa tidak menggunakan transportasi umum, tapi diantar jemput orang tua. Itu untuk menghindari terpapar Covid-19 ," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono.

Dia menilai, ketika pergi dan pulang sekolah diantar oleh orang tua, maka anak tidak ada peluang bertemu orang banyak. Sebab ketika berada di luar lingkungan sekolah, guru dan pihak sekolah tidak bisa memantau langsung apa yang dilakukan siswa dan bertemu dengan siapa saja.

Disinggung soal kesiapan sekolah, Harjono mengaku belum bisa memastikan apakah semua sekolah di Cimahi akan dibuka atau tidak. Sebab tidak semua sekolah siap untuk melaksanakan PTM dikarenakan masih ada sekolah yang belum memenuhi syarat menggelar belajar di tengah Pandemi Covid-19. 

“Kebanyakan SD yang masih belum siap, kalau tingkat SMP hampir semua bisa melaksanakan. Di Cimahi, ada sebanyak 111 SD negeri dan swasta serta 44 SMP negeri dan swasta," katanya.

Menurutnya, syarat belajar tatap muka sekolah harus mengisi daftar isian ke dalam Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik). Seperti mengisi daftar isi, seputar sarana prasarana di sekolah, seperti tempat mencuci tangan, handsanitizer, alat pengecekan suhu hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) guru. Di beberapa SD ditemukan ada ruangan yang tidak memiliki ventilasi layak. 

Kemudian guru yang dilibatkan juga tidak boleh yang memiliki penyakit penyerta. "Saat ini sudah disiapkan dua solusi pembelajaran yang bakal diterapkan. Disdik sedang menggarap tutorial pembelajaran tatap muka maupun jarak jauh di tengah pandemi Covid-19," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Perjalanan Wisata yang Lebih Bebas dan Nyaman Tanpa Kendala Transportasi

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Bupati Bogor dan PT KAI Perkuat Sinergi, Kembangkan Sistem Transportasi Terpadu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal