"Dari sekian kekurangan yang ada di Asrama Haji Indramayu ini, yang paling menjadi perhatian para calhaj adalah soal ketersedian air bersih," ujar Kang Ace.
Karenanya, Ace meminta kepada pengelola dan Pemkab Indramayu agar bisa mencukupi kekurangan itu, agar para calon haji nantinya bisa nyaman berada di Asrama.
"Kalau secara umum pelayanan sudah baik, meskipun bangunan belum selesai semua, dan air bersih menjadi catata kami," tutur pria yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Jabar ini..
Sementara, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Indramayu Ady Setiawan mengatakan, terkait keluhan para calhaj soal ketersedian air bersih tersebut telah direspons oleh Bupati Indramayu Nina Agustina.
Ady Setiawan mengakui, Embarkasi Haji Indramayu tersebut belum tersedia jaringan pipa air bersih dari PDAM. PDAM telah merespons keluhan jamaah haji itu dengan melakukan droping air bersih sebanyak 15 rit tangki per-hari.
"Bupati mengambil alih pelayanan air bersih ini dan segera memerintahkan kami PDAM dengan dana CSR untuk mengedrop tangki air," kata Dirut PDAM Tirta Darma Ayu Indramayu.
"Alhamdulillah saat ini sudah mulai dilakukan droping air bersih sebanyak 15 rit tanki per-hari, dimana per tanki berisi 4000 liter, itu dilakukan selama 33 hari pemberangkatan," ujar Ady.