BANDUNG BARAT, iNews.id - Bus Trans Metro Pasundan (TMP) koridor dua dengan rute rute Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung Barat-Alun-alun Kota Bandung, resmi beroperasi. Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menyatakan sikap terkait TMP.
Ketua Organda KBB Asep Dedi Setiawan mengatakan, telah mengusulkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Dishub Jabar, terkait keberadaan shelter atau tempat pemberhentian dan menaikkan-menurunkan penumpang TMP.
"Kami usulkan Bus Trans Metro Pasundan koridor dua hanya punya dua shelter di KBB, yaitu di sekitar Cimareme dan Gadobangkong," kata Ketua Organda KBB, Asep Dedi Setiawan, Senin (16/5/2022).
Usulan itu disampaikan, ujar Asep Dedi Setiawan, untuk menghindari semakin habisnya penumpang angkutan umum (angkot), jika bus TMP koridor dua memiliki banyak shelter. Ini sekaligus menjaga kondusivitas antara awak bus Trans Metro Pasundan dengan sopir angkot.
Sebab para sopir angkot tidak mau potensi penumpang mereka beralih ke moda transportasi bus koridor dua yang jumlahnya mencapai 18 unit. Jika memiliki banyak shelter, dikhawatirkan memicu aksi pengadangan oleh para sopir angkot yang terlintasi bus TMP.