Massa kemudian menimpali pernyataan Umuh dan menuntut agar Persib secara resmi menyampaikan permintaan maaf terkait tewasnya dua bobotoh melalui media sosial. Mewakili jajaran PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh pun menyampaikan permintaan maaf. "Saya meminta maaf ada kekurangan dan kelalaian ini," ucap Umuh Muchtar.
Diketahui, saat Persib Bandung menjamu Persebaya Surabaya di Stadion GBLA, terjadi kericuhan di pintu masuk, tepatnya loket pemeriksaan tiket penonton. Ribuan bobotoh yang antusias ingin menonton merangsek masuk ke dalam stadion.
Akibatnya, dua bobotoh, Sofiana Yusuf asal Kota Bogor dan Asep Ahmad Solihin alias Ama asal Cibaduyut, Kota Bandung, tewas. Kedua korban diduga kuat terinjak-injak oleh bobotoh lain sehingga pingsan kehabisan napas. Nyawa kedua korban tak terselamatkan walaupun telah mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung.