Tim SAR gabungan terdiri atas, Pos Badan SAR Nasional (Basarnas) Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Polsek Gegesik, Polairud Polresta Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Tagana Kabupaten Cirebon, SAR MTA, IEA Cirebon, Perangkat Desa Jagapura Wetan, warga, dan Human Rescue Cirebon (HRC), dikerahkan untuk mencari korban.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Bandung Supriono mengatakan, Basarnas Bandung menerima informasi korban Feri tenggelam pada Kamis (27/5/2021) pukul 15.00 WIB. "Korban Feri merupakan warga Desa Jagapura Kulon, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon," kata Supriono, Jumat (28/5/2021).
Setelah menerima laporan, ujar Supriono, Basarnas Bandung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos Basarnas Cirebon dan langsung dilakukan pencarian dengan hasil pencarian hari pertama belum membuahkan hasil. "Pencarian dilanjutkan pada hari ini dan direncanakan akan dimulai hari kedua, Jumat (28/5/2021) pada pukul 07.45 WIB," ujarnya.
Pada pencarian hari kedua ini, tutur Supriono, tim SAR gabungan memulai pencarian dengan membagi tim menjadi 3 search and rescue unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan LCR Basarnas di sekitar lokasi kejadian awal sampai jembatan SDN Sumur Jaya sejauh 3,43 kilometer (km).
"SRU 2 melakukan penyelaman yang dilaksanakan oleh tim Polair Polresta Cirebon di sekitar lokasi kejadian, dan SRU 3 melakukan penyisiran darat dari sisi kanan dan kiri sungai," tutur Supriono.