Bocah Hanyut di Sungai Citarum KBB Belum Ditemukan, Pencarian hingga 6 Kilometer

Ferry Bangkit Rizki
Tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap bocah yang tenggelam di Sungai Citarum, KBB. (Foto: Istimewa)

"Tim juga terus melakukan monitoring cuaca dan debit air sungai di hulu," sebut Supriono.

Sebelumnya, Rapi Febriano (13) dilaporkan hilang pada Kamis (2/11/2023) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban bersama teman-temannya bermain di Sungai Citarum dengan menaiki rakit di permukaan air sungai yang dalam dan berarus deras.

"Menurut keterangan teman-temannya, jam 11.00 WIB mereka ke lokasi itu niatnya mau main pakai rakit, hanya korban loncat dari rakit," terang Kepala Dusun IV Desa Mandalasadi Wisnu.

Setelah lompat ke sungai, korban kemudian terbawa arus deras. Rapi sempat melambaikan tangannya hanya saja teman-temannya yang menyaksikan peristiwa itu tidak ada yang berani menolong Rapi karena kedalaman dan arus Sungai Citarum yang cukup deras.

"Korban sempat dicari usai lompat dari rakit. Sekitar jam 15.00 WIB, warga dan keluarga baru menerima laporan dari teman-temannya. Usai mendapat laporan dari teman korban, warga dan pihak Polsek Cipatat langsung ke lokasi," ucap Wisnu.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bocah 13 Tahun di Cipatat KBB Hilang Terseret Arus Sungai Citarum saat Bermain Rakit

57 tahun lalu

Warga Kutai Kartanegara Hilang Tenggelam, Tim SAR Sisir Sungai Belayan

57 tahun lalu

Atasi Cuaca Ekstrem Pascabencana, BMKG Lakukan Rekayasa Cuaca di Sumbar

57 tahun lalu

Operasi SAR Serentak di Aceh, Sumut dan Sumbar: Fokus Evakuasi dan Cari Korban Hilang

57 tahun lalu

Operasi SAR Terakhir Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Difokuskan di Sektor C

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal