Berkah Kekeringan bagi Penggali Sumur di Cirebon, Upah Ratusan Juta Sebulan

Toiskandar
Penggali sedang membuat sumur bor secara manual di Kabupaten Cirebon. Mereka kebanjiran orderan saat musim kemarau. (Foto: iNews.id/Toiskandar) 


Setiap hari Jejep menerima pesanan mulai satu hingga tiga kali orderan jasa pembuatan sumur bor manual. Berbeda ketika musim penghujan, dia hanya dapat menerima pesanan satu kali. Bahkan dalam satu pekan tidak mendapat orderan jasa pembuatan sumur bor manual sama sekali. 

Rata-rata, permintaan warga ingin membuat sumur bor baru. Alasannya karena debit air di sumur mereka sudah mulai berkurang bahkan sudah mengering," kata Jejep.

Sementara itu, untuk satu kali pembuatan sumur bor manual seharga Rp1,5 juta . Jika dalam satu bulan Jejep bisa mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta rupiah. Meski demikian, Jejep berharap musim kemarau panjang ini cepat selesai agar masyarakat tidak lagi merasakan kekeringan dan krisis air bersih.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waduk Sedong Cirebon Mengering, Warga Beburu Ikan secara Massal

57 tahun lalu

6 Bulan Warga Cantigi Indramayu Dilanda Kekeringan, Air Bersih Harus Beli

57 tahun lalu

24 Daerah di Jabar Terkena El Nino, 300.000 KK Terdampak Kekeringan

57 tahun lalu

Sumber Air Susut 70 Persen, Basarnas Kirim Water Treatment ke Sumedang

57 tahun lalu

Ratusan ASN Sumedang Salat Istisqo, 1 Jam Kemudian Hujan Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal