Menurutnya, modus dokter kandungan diduga melecehkan pasien dengan menawarkan USG gratis di sebuah klinik di Garut. Selain itu juga menawarkan layanan lainnya.
"Iya, ada yang ditawari USG gratis atau layanan-layanan lain secara personal sehingga si korban ini tidak terdeteksi di buku resepsionis klinik itu," kata Kapolres Garut.
Kapolres menyebut kejadian tersebut terjadi pada periode tahun 2024 termasuk video yang viral. Pihaknya masih mendalami apakah korban dalam video tersebut sudah pernah melaporkan kejadian yang dialami.
"Kami belum menemukan laporan atau permasalahan itu. Kami juga masih koordinasi dengan dinas-dinas terkait bila memang ada informasi pernah ada kejadian-kejadian terkait," katanya.
Fajar menambahkan terduga pelaku tidak berodmisili di Garut akan tetapi berada di Jakarta. Petugas sudah mengamankan yang bersangkutan di Jakarta pada siang hari.