"Info awal kejadian berupa ancaman melalui lisan. Ancamnanya, jika tidak diberikan uang Rp 30 juta, akan meledakkan bom," kata Kabid Humas Polda Jabar kepada wartawan.
Kombes Pol Ibrahim memastikan, pelaku sudah diamankan dan kini sedang diperiksa oleh tim Penjinakan Bahan Peledak (Jihandak). Belum diketahui motif pelaku melakukan aksinya tersebut.
Sampai saat ini, identitas pelaku belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu. "Pelakunya sudah diamankan. Saat ini tersangka dan material sedang diperiksa oleh tim Jihandak Brimob Polda Jabar. Karena masih diragukan bahwa yang disangkakan bom itu berada di dalam badannya. Pelaku masih (diikat) di (tiang) lapangan," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.
Disinggung tentang dugaan teroris, Kabid Humas Polda Jabar, menuturkan, masih didalami. Begitu juga dengan benda yang disebut pelaku sebagai bom, masih diselidiki.
"Makanya ini kan baru ancaman melakukan (pengeboman). Yang kedua, material dan profil yang bersangkutan (pelaku) juga belum didalami," tutur Kabid Humas Polda Jabar.