Bencana Kekeringan Semakin Parah, Warga Bandung Manfaatkan Air Selokan

Saufat Endrawan
Akibat bencana kekeringan, warga Kecamatan Arjasari, Bandung, terpaksa menggunakan air selokan untuk mandi, mencuci, dan kakus. (FOTO: iNews/SAUFAT ENDRAWAN)

Jajat, warga Desa Baros mengatakan, sejak kemarau, warga terpaksa menggunakan air selokan dan sungai untuk memenuhi keperluan sehari-hari. "Ya untuk sehari-hari mah pakai air selokan," kata Jajat.

Camat Arjasari Asep Hadian mengatakan, telah empat bulan bencana kekeringan melanda Arjasari. Pemerintah Kecamatan Arjasari telah berkoordinasi dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung untuk mendapatkan bantuan air bersih untuk membantu warga yang terdampak.

Sementara itu, warga Desa Pulosari dan Warnasari, Kecamatan Pangalengan harus berjalan kaki sekitar 300 meter untuk mendapatkan satu ember air dari Situ Cileunca yang mulai mengering.

Iyam, warga Desa Warnasari mengatakan, kondisi seperti ini terjadi setiap musim kemarau tiba. "Kekeringan terjadi sejak musim kemarau. Akibat sumber air, lahan pertanian, dan kolam ikan warga kering," kata Iyam.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bambang Tirtoyuliono Jabat Pj Wali Kota Bandung, Ini Pesan Mantan Plh Ema Sumarna

57 tahun lalu

Kota Bandung Wacanakan Bangun TPA Sampah di Sumedang, Lokasi Sekitar Cijeruk

57 tahun lalu

Omzet Turun 90 Persen, Pedagang Pakaian di Pasar Andir Bandung Gulung Tikar

57 tahun lalu

Pengelola Travel Jakarta-Bandung Optimistis Kereta Cepat Tak Gerus Penumpang

57 tahun lalu

Sampah TPA Cibeunying Menumpuk, Pemkot Bandung Pastikan Selesai 2 Hari 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal