Bencana Kekeringan Semakin Parah, Warga Bandung Manfaatkan Air Selokan

Saufat Endrawan
Akibat bencana kekeringan, warga Kecamatan Arjasari, Bandung, terpaksa menggunakan air selokan untuk mandi, mencuci, dan kakus. (FOTO: iNews/SAUFAT ENDRAWAN)

BANDUNG, iNews.id -Bencana kekeringan akibat musim kemarau panjang dan El Nino, semakin parah melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung. Warga yang kesulitan mendapatkan air bersih, terpaksa memanfaatkan air selokan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Bahkan untuk medapatkan air bersih, warga terpaksa jalan kaki beberapa ratus meter. Mereka menuju selokan, sungai, dan danau yang masih dialiri air. Dengan ember, jeriken, dan galon, warga menampung air yang sebenarnya sangat tidak layak digunakan itu.

Saat ini, bencana kekeringan melanda 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Empat bulan terakhir, hujan tidak pernah turun. Akibatnya, sumber mata air yang biasa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengering.

Seperti di Desa Baros dan Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Warga terpaksa menggunakan air selokan untuk mandi, mencuci, dan kakus.

Sementara untuk menfapatkan air minum mereka mengantre dari sumber air warga yang masih mengalir.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bambang Tirtoyuliono Jabat Pj Wali Kota Bandung, Ini Pesan Mantan Plh Ema Sumarna

57 tahun lalu

Kota Bandung Wacanakan Bangun TPA Sampah di Sumedang, Lokasi Sekitar Cijeruk

57 tahun lalu

Omzet Turun 90 Persen, Pedagang Pakaian di Pasar Andir Bandung Gulung Tikar

57 tahun lalu

Pengelola Travel Jakarta-Bandung Optimistis Kereta Cepat Tak Gerus Penumpang

57 tahun lalu

Sampah TPA Cibeunying Menumpuk, Pemkot Bandung Pastikan Selesai 2 Hari 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal