Bebeletokan, Senapan Angin Mainan Anak Tradisional tapi Asyik

Agus Warsudi
Anak-anak memainkan bebeletokan. (FOTO: istimewa)

Aktivitas Komunitas Hong berawal dari keresahan semakin tergerusnya permainan anak tradisional oleh mainan modern, seperti Play Station dan Nintendo.

Apalagi sekarang, pemainan modern bisa dimainkan menggunakan gadget, seperti handphone, tablet, dan laptop. Akibatnya, anak-anak tercabut dari akar sosial mereka.

Anak-anak yang telah "tenggelam" dalam permainan modern memiliki sifat yang cenderung lebih egois dibanding generasi era 1980-90-an. Anak-anak sekarang asyik dengan dunianya sendiri dan tidak terasah dalam bersosialisasi.

Karena itu lah, komunitas Hong berusaha menghidupkan dan memasyarakatkan kembali permainan anak tradisional. Berdasarkan penelitian, permainan anak tradisional selain memiliki nilai filosofi dalam, juga mengajarkan tentang kemandirian, empati, simpati, dan mengasah soft dan life skill. Selain itu, membentuk karakter positif anak.

Sebab, sebagian besar permainan tradisional dimainkan secara bersama-sama. Tak ada permainan tradisional yang dimainkan sendiri. Tidak asyik jika permainan tradisional dimainkan seorang diri. Contohnya bebeletokan. Mainan ini akan lebih asyik dimainkan bersama teman-teman. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duh, Sampah di Sejumlah Pasar Kota Bandung Menumpuk

57 tahun lalu

Penampakan Makam Viral di Bandung, Menempel ke Dinding Rumah Warga

57 tahun lalu

Polrestabes Bandung-Dishub Survei Pemberlakuan Kembali 2 Arah di Jalan Sukajadi

57 tahun lalu

Belum Tuntas, TPS dengan Sampah Menggunung Masih Ditemukan di Bandung

57 tahun lalu

Sampah Numpuk di TPS Pasar Kosambi Bandung, Hampir 1 Bulan Tak Terangkut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal