Abdul menuturkan, kondisi kembar siam itu sudah terdeteksi saat istrinya di-USG ketika usia kandungan lima bulan. Kemudian, hasil dari USG tersebut, dokter kandungan memberi tahu bahwa bayi yang dikandungnya kembar dengan bagian dada berdempetan.
"Setelah mendapatkan informasi bahwa bayi saya kembar siam, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Dari mulai kandungan enam sampai tujuh bulan kami rutin ke Bandung dua minggu sekali," ujar dia.
Selang beberapa bulan kemudian bayi kembar siam tersebut akhirnya lahir pada Senin, 28 Juni 2021 di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung melalui operasi caesar.