Banjir Terjang Areal Kopi di Sindangkerta KBB, Petani Rugi Ratusan Juta Rupiah

Adi Haryanto
Lahan pertanian dan kopi yang terdampak banjir bandang akibat meluapnya aliran Sungai Cibeber di Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta, KBB, sehingga mengakibatkan kerugian ratusan juta rupiah. (Foto: Istimewa)


Ating menerangkan, jenis kopi arabika yang terendam banjir biasanya dijual dengan harga Rp75.000 per kilogram. Akan tetapi jika kualitas kurang baik misalnya karena terendam banjir, kopi tersebut hanya bisa dijual dengan seharga Rp20.000 per kilogramnya. Sebab kondisinya dijual dalam keadaan basah dan kalau menunggu kering lama lagi.

"Kerugian yang dialami sekitar Rp150 juta, padahal itu juga buat modal lagi," keluhnya. 

Kepala Desa Mekarwangi, Yayan Hardiana menyebutkan, selain pengusa kopi sekitar 100 hektare lahan pertanian pun rusak akibat banjir tersebut. Lahan pertanian jadi yang terdampak paling parah akibat banjir sehingga petani hanya bisa pasrah. 

“Lahan pertanian yang terendam banjir itu ditanami beragam jenis tanaman hortikultura, semuanya rusak dalam sekejap,” katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Pergerakan Tanah dI KBB, 1 Rumah Ambruk dan 8 Terancam

57 tahun lalu

Banjir Cirebon akibat Sungai Meluap Rendam 2 Kecamatan, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

57 tahun lalu

Sungai Garoga di Tapsel Meluap, Bawa Material Kayu hingga Hanyutkan Jembatan Darurat

57 tahun lalu

Sungai Citarum Meluap, Ribuan Rumah Warga Bandung Kembali Terendam Banjir

57 tahun lalu

Aceh Barat Waspada Banjir Susulan, Hujan Deras Rendam 15 Gampong Setengah Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal