BPBD pun terpaksa menerjunkan perahu untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir rob.
Meski kondisi memprihatinkan, sejumlah pelajar tetap berusaha berangkat ke sekolah. Mereka rela melepas sepatu dan membiarkan pakaian seragam basah terkena air laut.
“Sejumlah siswa ada yang memaksa untuk ke sekolah namun pakaiannya basah oleh ombak,” kata Ferry.
Saat ini BPBD Karawang terus memantau situasi menggunakan perahu dan berharap adanya solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir rob yang kian sering terjadi.