Banjir Rob Rendam Ratusan Hektare Lahan Garam di Cirebon, Petambak Tak lagi Produksi

Abdul Rohman
Salah satu petambak lahan garam di Cirebon saat panen garam. (Foto: iNews.id/Abdulrohman)

"Jika dibandingkan tahun 2019 kemarin ya sangat jauh hasil produksi garamnya. Tahun-tahun sebelumnya saya masih bisa menghasilkan 85 ton garam dalam satu musim," ujar dia. 

Untuk harga garam di tambak sendiri, dia tak memungkiri memang lumayan tinggi. Perkilogramnya bisa mencapai Rp1.000-1.300 tergantung kualitas garam. Hanya saja, tingginya harga itu dikarenakan tidak ada garam di tambak. 

"Ya percuma juga harga tinggi, kami tidak bisa produksi kok. Kalau semua bisa produknya bisa saja harga garam seperti dulu-dulu. Saat panen raya malah anjlok di angka Rp100 per kilogramnya, "katanya.

Petambak Garam lainnya, Tohari mengaku, tahun ini dia meninggalkan lahan garamnya. Dia menyerah dan tidak melanjutkan mengolah lahan garam, karena sudah beberapa kali lahan tambak garamnya selalu diterjang air rob. Sehingga hanya membuang waktu, tenaga, dan biaya saja.

"Bulan Juni lalu saya sudah berusaha mulai membenahi lahan garam, tapi terus-terusan diterjang rob. Jadi ya percuma. Tahun ini paling parah dibandingkan dua tahun sebelumnya," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenperin Perketat Impor Garam Industri, Hanya untuk 3 Sektor Ini

57 tahun lalu

Polres Lampung Selatan Ungkap Sindikat Pembuat Pupuk Palsu, 3 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Berkah Cuaca Panas, Petani Garam di Jepara Panen Lebih Awal dan Raup Untung

57 tahun lalu

Harga Garam Tembus Rp300.000 per Karung, Beban Perajin Tahu di Bandung Semakin Berat

57 tahun lalu

Harga Garam Melonjak, Pengrajin Ikan Asin di Bandarlampung Teriak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal