Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, serta memutus akses jalan penghubung antar desa dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.
Tim SAR gabungan yang berada di lokasi terus membantu evakuasi warga. Hingga kini, sebagian warga dari enam RT di dua dusun sudah mengungsi, sementara warga yang rumahnya terendam sekitar 40 sentimeter masih memilih bertahan.
Kondisi banjir yang terus meluas membuat pemukiman yang sebelumnya tidak terdampak kini ikut terendam.