Banjir Bandung, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat selama 14 Hari

Agi Ilman
Warga saat melintasi banjir dengan perahu di Jalan Raya Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. (Foto: MPI/Agi Ilman)

Beberapa alat seperti cangkul, sekop, troli, karung, perahu kano, dan pompa air juga diperlukan untuk membersihkan sisa lumpur setelah banjir surut.

Uka menjelaskan, banjir ini disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang membuat Sungai Citarum meluap.

Selain itu, air kiriman dari Kota Bandung tidak dapat mengalir dengan baik ke sungai, sehingga memperparah genangan.

“Banjir ini murni akibat luapan Sungai Citarum,” ujarnya.

Hingga saat ini, BPBD bersama Pemkab Bandung, TNI, Polri serta relawan masih terus melakukan pemantauan dan penanganan banjir. Warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal