Berdasarkan informasi sementara dari tim di lapangan, tutur Deden, empat rumah rusak berat di Desa Mekarhurip dan tujuh warga melakukan evakuasi mandiri ke rumah saudara yang lebih aman. Sedangkan 17 rumah rusak di Desa Sukawening yang dihuni 63 jiwa.
"Saat ini 63 warga di Desa Sukawening mulai kembali ke rumah masing masing untuk membersihkan rumah mereka," tutur Kepala Basarnas Bandung.
Hingga pukul 18.30 WIB, ujar Deden Ridwansah, tim masih siaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi naiknya tinggi muka air. Tim rescue membawa peralatan rescue car, satu set SAR air, alat komunikasi, dan medis.
"Unsur SAR yang siaga di lokasi kejadian, yaitu, Basarnas Bandung, Polsek Sukawening, BPBD Garut, Satpol PP Sukawening, Damkar Garut, Babinsa Sukawening, aparat Desa Sukawening, aparat Desa Mekarhurip, dan warga," ujar Deden Ridwansah.
Diberitkan sebelumnya, Kampung Ciloa Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut diterjang banjir bandang akibat luapan Sungai Citameng, Sabtu (27/11/2021) sore. Akibat peristiwa ini, banjir bandang merusak jembatan, rumah, persawahan, dan menyeret beberapa kendaraan.