Bangun Observatorium Sesar Lembang, BRIN Pasang Seismograf di 3 Titik

Adi Haryanto
Sesar Lembang membentang sepanjang 29 km dari Lembang, Kabupaten Bandung Barat hingga Jatinangor, Sumedang. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, oeneliti gempa Eko Yulianto mengatakan, untuk memantau Sesar Lembang sepanjang 29 kilometer yang membentang dari Lembang, KBB hingga Jatinangor, Sumedang itu diperlukan 10 alat seismograf dengan posisi lima di sebelah Utara sesar dan lima di selatan. Itu jumlah minimal untuk bisa mendeteksi jika ada pergerakan. 

Meski baru ada tiga alat pendeteksi getaran, BRIN akan menggabungkan dengan alat deteksi yang sudah ada. Seperti milik  PVMBG, ITB, dan BMKG. Sehingga kehadiran observatorium ini diharapkan jadi titik balik perubahan paradigma bahwa bencana tak hanya jadi ancaman, tapi juga nilai positif bagi upaya mitigasi, riset, wisata.

"Nantinya sebagai sarana pendidikan lokal dan internasional, Observatorium Sesar Lembang menjadi kedua di dunia setelah Observatorium San Andreas di Amerika Serikat," kata Eko Yulianto. 

Diberitakan sebelumnya, pembangunan Observatorium Sesar Lembang juga melibatkan Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Observatorium ini sangat penting untuk mendukung riset dan inovasi mitigasi bencana kegempaan di wilayah Bandung Raya.

Dikutip dari rilis resmi ITB dalam laman itb.ac.id, Ketua Tim dari Kelompok Keahlian Geofisika Global (KK GG) Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB Endra Gunawan mengatakan, ITB menjadi bagian dari tim kolaborasi tersebut, sebagai bagian dari peneliti kebumian di Indonesia juga sebagai upaya untuk dapat memahami lebih baik lagi terkait sains potensi bahaya dan risiko gempa bumi dari Sesar Lembang.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Awas! Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran Marak di Cimahi dan KBB

57 tahun lalu

BRIN-ITB-NTU Akan Bangun Observatorium Sesar Lembang di KBB untuk Mitigasi dan Wisata Edukasi

57 tahun lalu

Baznas KBB Patok Target Rasional Terima Zakat Tahun Ini Rp500 Juta

57 tahun lalu

1.099 Disabilitas di KBB Jadi Sasaran Program Pelayanan Adminduk

57 tahun lalu

Diduga Tercemar Limbah, Sungai Citarum Padalarang KBB Berbusa Putih dan Bau Tak Sedap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal