Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 1.099 Disabilitas di KBB Jadi Sasaran Program Pelayanan Adminduk
Advertisement . Scroll to see content

BRIN-ITB-NTU Akan Bangun Observatorium Sesar Lembang di KBB untuk Mitigasi dan Wisata Edukasi

Rabu, 20 April 2022 - 18:11:00 WIB
BRIN-ITB-NTU Akan Bangun Observatorium Sesar Lembang di KBB untuk Mitigasi dan Wisata Edukasi
Tim BRIN-ITB-NTU beraudiensi dengan Pemkab Bandung Barat untuk memulai pembangunan Observatorium Sesar Lembang. (FOTO: ITB.ac.id)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Nanyang Technological University (NTU), Singapura, akan membangun Observatorium Sesar Lembang. Observatorium ini sangat penting untuk mendukung riset dan inovasi mitigasi bencana kegempaan di wilayah Bandung Raya.

Dikutip dari rilis resmi ITB dalam laman itb.ac.id, Ketua Tim dari Kelompok Keahlian Geofisika Global (KK GG) Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB Endra Gunawan mengatakan, ITB menjadi bagian dari tim kolaborasi tersebut, sebagai bagian dari peneliti kebumian di Indonesia juga sebagai upaya untuk dapat memahami lebih baik lagi terkait sains potensi bahaya dan risiko gempa bumi dari Sesar Lembang.

Sejak 2019, kata Endra Gunawan, kelompok keahlian geofisika global sudah berkontribusi terhadap lima stasiun kontinu Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk pengamatan deformasi secara teliti yang didukung melalui dana riset internal ITB.

“Pada 2022, Tim dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN yang diketuai oleh Dr Nuraini Rahma Hanifa, akan berkontribusi terhadap tambahan tiga stasiun kontinu GNSS dan tiga stasiun seismik untuk mendeteksi kejadian gempa bumi,” kata Endra Gunawan seusai audiensi dengan Pemkab Bandung Barat di Ngamprah, KBB Rabu (20/4/2022). 

Dr Endra Gunawan menyatakan, di samping sains bahaya gempa, tujuan lain dari Observatorium Sesar Lembang ini adalah untuk wisata edukasi bagi masyarakat dan juga akademisi. Peralatan GNSS yang digunakan untuk pengamatan deformasi dan seismik untuk deteksi gempa direncanakan akan dibuat secara real-time dengan desain penempatan saat ini di Kompleks Pemkab Bandung Barat dan Tahura.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut