“Korban ditemukan dalam posisi tersungkur di parit, tidak mengenakan busana, dan pada tubuhnya terdapat bekas luka bakar,” kata Edi dikutip dari iNews Bandung Raya, Sabtu (17/1/2026).
Petugas juga menemukan sebuah galon air mineral di sekitar lokasi yang diduga sebelumnya berisi bahan bakar. Temuan ini memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan sebelum korban meninggal.
"Untuk motif dan kejadian masih lidik. Ada dugaan korban pembunuhan," katanya.
Dari hasil identifikasi awal, korban mayat pria tanpa busana di Pangalengan diduga berinisial VNS (20). Korban diketahui berprofesi sebagai petani dan merupakan warga Kecamatan Pangalengan.
Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas dan penyebab pasti kematian korban. Garis polisi telah dipasang dan olah TKP dilakukan oleh tim Inafis Polresta Bandung.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” katanya.
Sejumlah aparat desa, unsur TNI, dan kepolisian turut berada di lokasi untuk membantu proses penanganan. Polisi juga telah memeriksa beberapa saksi guna mengungkap kasus mayat pria tanpa busana di Pangalengan tersebut.