Bandingkan dengan Washington DC, Ridwan Kamil Sebut IKN Nusantara Boros Lahan

Agung Bakti Sarasa
Ridwan Kamil menilai, rencana pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan boros lahan. (Foto: Ilustrasi/Dok)

"Makanya, sebenarnya saya tidak suka kampus-kampus di Indonesia yang terlalu jauh-jauh bangunannya. Jadi antarbangunan harus naik mobil turun mobil dan sebagainya. Lama-lama karena kebiasaan tidak menciptakan kota dengan ukuran skala yang benar, kita jadi terbiasa menerima budaya bahwa menikmati arsitektur harus naik mobil," lanjut dia. 

Kang Emil juga mencontohkan Dubai yang sukses menjadi kota berasitektur modern, indah, dan inovatif, namun tidak nyaman untuk menjalani kehidupan. 

Dia menilai, Dubai menjadi contoh bagaimana penataan ruangnya tak mampu menyandingkan kaya dan miskin. Sebaliknya, justru melahirkan ketidakadilan ruang. Dia berharap, IKN belajar dari kegagalan-kegagalan di negara lain. 

"Yang saya khawatirkan di tahap berikutnya dari Ibu Kota Negara ini adalah nanti hanya kumpulan katalog arsitekstur, kumpulan bangunan-bangunan yang dibahas estetikanya, teori-teori bangunannya, tapi tidak membentuk sebuah peradaban kota," kata Kang Emil. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi: Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan di IKN akan Lebih Berkualitas

57 tahun lalu

Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Bicara soal Harta Gono-Gini hingga Hak Asuh Anak

57 tahun lalu

Pesan Menyentuh Ridwan Kamil usai Cerai dengan Atalia Praratya

57 tahun lalu

Tok! Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai

57 tahun lalu

Mengejutkan! Ini Kata Kuasa Hukum Atalia Praratya soal Inisial AK, LM dan SM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal