Bandingkan dengan Washington DC, Ridwan Kamil Sebut IKN Nusantara Boros Lahan

Agung Bakti Sarasa
Ridwan Kamil menilai, rencana pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan boros lahan. (Foto: Ilustrasi/Dok)

Jika IKN didesain sebagai kota yang nyaman ditinggali, kata Kang Emil, maka fungsi livability harus dimiliki. Namun, dia menyebut, paradigma membangun dalam skala besar masih terjadi dalam perencanaan IKN. 

"Saya kira boros lahan menjadi sebuah kebiasaan di kita, kalau membangun skala besar itu cenderung suka luas-luasan," sebutnya. 

Dia mencontohkan, luasan Washington DC yang hanya mencapai 17.000 hektare atau setara dengan luasan Kota Bandung. Dengan luas IKN yang luar biasa tersebut, pihaknya khawatir masyarakat yang hendak mengakses istana negara mirip memasuki kawasan industri. 

Karena itu, pihaknya mengingatkan bahwa dalam mendesain ruang sebuah kota ataupun IKN, maka pembangunan harus berprinsip seperti membuat baju, tidak sempit dan longgar.

"(Kegagalan) itu terjadi di Brazilia, itu terjadi di Ibu Kota Myanmar, di mana-mana. (pembangunan fisik) Berusaha menaklukan tanah seluas-luasnya, lupa bahwa manusia itu punya batas-batas psikologis, batas-batas motoris yang harus disusun," paparnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi: Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan di IKN akan Lebih Berkualitas

57 tahun lalu

Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Bicara soal Harta Gono-Gini hingga Hak Asuh Anak

57 tahun lalu

Pesan Menyentuh Ridwan Kamil usai Cerai dengan Atalia Praratya

57 tahun lalu

Tok! Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai

57 tahun lalu

Mengejutkan! Ini Kata Kuasa Hukum Atalia Praratya soal Inisial AK, LM dan SM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal