Bahan Baku Terus Naik, Perajin Tahu di Bandung Masih Ragu Naikkan Harga

Arif Budianto
Perajin tahu di Bandung merasa khawatir dengan kenaikkan harga tahu bisa menurunkan daya beli masyarakat. (Foto: Dok)


Hal itu berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Paguyuban Tahu Tema Jawa Barat per 12 Oktober 2022. Dalam surat edaran itu disebutkan pembatalan aksi mogok produksi yang sedianya akan digelar pada 17 hingga 19 Oktober 2022. 

"Sehubung dengan banyaknya kontroversi dalam keputusan mogok produksi tahu dan tempe, demi menjaga kerukunan antara para perajin tahu dan tempe, maka dari itu kami Sebagai pengurus Paguyuban Tahu dan Tempe memutuskan membatalkan rencana mogok produksi pada 17 hingga 19 Oktober 2022 mendatang," ujar Ketua Paguyuban Tahu Temoa Jawa Barat M Zamaludin. 

Atas pembatalan tersebut, dia meminta para perajin tahu dan tempe Jawa Barat untuk tetap berproduksi seperti biasanya. Namun, dia menyerukan agar para perajin menaikkan harga jual tahu dan tempe. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baru Terserap 80.000 Ton, Produsen Tempe Tahu Dorong Realisasi Subsidi Kedelai Dioptimalkan

57 tahun lalu

Harga Kedelai Impor Melejit Imbas Perang AS-Iran, Perajin Tahu di Tegal Menjerit

57 tahun lalu

Harga Kedelai Melejit, Perajin Tempe Cimahi Berusaha Tak Mogok Produksi

57 tahun lalu

Harga Garam Tembus Rp300.000 per Karung, Beban Perajin Tahu di Bandung Semakin Berat

57 tahun lalu

Pemkot Salatiga Kuncurkan Rp294 Juta untuk Subsidi Kedelai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal