Bahagianya Ribuan Marbot dan Guru Ngaji di Kota Sukabumi Kembali Terima Insentif

Dharmawan Hadi
Marbot tengah bersantai di depan masjid. Mereka segera mendapatkan insentif dari Pemkot Sukabumi. (FOTO: DHARMAWAN HADI)

Sementara itu, AT (52), marbot di Kecamatan Cikole, AT (52) mengetakan,  sejak awal 2022 hingga saat ini, belum menerima insentif. Biasanya insentif rutin diterima per triwulan sebesar Rp450.000. AT merasa bahagia mendengar kabar Pemkot Bandung akan mencairkan insentif itu.

"Saya sudah tiga tahun berjalan selalu menerima insentif marbot. Namun sejak awal 2022 hingga sekarang belum terima pencairan lagi, pada Senin (4/7/2022) kemarin ada panggilan untuk datang ke Gedung Qolbun Salim bersama wali kota, saya pikir mau ada pencairan, ternyata tidak," kata AT kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (8/7/2022). 

Walaupun tidak besar, ujar AT, insentif tersebut sangat membantu para marbot dan tenaga pendidik keagamaan atau guru ngaji di Kota Sukabumi. "Suka arep-arepeun (ditunggu-tunggu) tiap tiga bulan ada uang masuk, buat nambah-nambah memenuhi kebutuhan," ujar AT.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ACT Kota Sukabumi Hentikan Pengumpulan Donasi, Kegiatan Kurban Tetap Berjalan

57 tahun lalu

Pabrik Semen SCG di Sukabumi Terbakar, Sumber Api Masih Belum Diketahui

57 tahun lalu

Pesantren di Sukabumi Ludes Terbakar, 20 Santri Kehilangan Kitab dan Alat Belajar Lainnya

57 tahun lalu

Bangunan Ponpes Al-Islah Sukabumi Ludes Terbakar, 20 Santri Kehilangan Kitab dan Alat Belajar

57 tahun lalu

Pulang dari Kondangan, Warga Cicantayan Sukabumi Tewas Tersungkur di Selokan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal