"Melalui kompetisi ini, diharapkan mampu memacu tumbuhnya developer game lokal, yang bisa membuat game dengan tema-tema kearifan lokal. Jangan salah, game tema kearifan lokal banyak yang bagus dan menarik," ucap Iman Santosa.
Beberapa game lokal terbaik karya anak bangsa yang memiliki tema kearifan lokal misalnya adalah Lokapala, Manguni Squad, dan lainnya. Melalui kompetisi yang digelar, setiap game terbaik akan dibawa dan diperkenalkan ke berbagai tempat serta luar negeri.
"Tentunya kompetisi ini akan berlangsung setiap tahun agar game lokal terbaik bisa bermunculan dan menarik perhatian pasar game nasional Indonesia. Ini tugas kami dari Kemenparekraf," ujarnya.
Sementara itu, peran Kemendikbud Ristek, tutur Iman Santosa, adalah menumbuhkan sumber daya manusia (SDM) developer game melalui sekolah vokasi yang dibentuk. Sedangkan Kemenkomarves, bertugas menarik investor yang akan mengembangkan game lokal, mengingat dibutuhkan nilai investasi yang cukup besar.
"Melalui perpres ini, pemerintah memberikan berbagai kemudahan dan fasilitas yang dapat diakses para developer game lokal, lalu nanti akan ada turunannya yang berfungsi sebagai petunjuk dan lainnya," ucap dia.