Asal-usul Tanjakan SpongeBob Lembang KBB, Sosok Ini Punya Peran Penting

Ferry Bangkit Rizki
Tanjakan SpongeBob di Bukanagara, Lembang, Bandung Barat. (Foto: iNews.id/Ferry Bangkit Rizki)

"Jadi awalnya minta 1 meter, yang kedua minta 1 meter lagi, terakhir minta 0,5 meter. Itu sesuai kesepakatan dengan warga dan sesepuh kampung di sini," ujar Sayogi.

Di balik viralnya Tanjakan SpongeBob, ada yang masih mengganjal bagi keluarga penerus Emak Rasih. Mereka masih harus membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga saat ini, padahal tanah untuk jalan dan sudah diwakafkan.

Permasalahan itu baru diketahui keluarga sekitar dua tahun lalu. Keluarga tak tahu bagaimana nasib sertifikat tanah tersebut.

"Jadi dari awal itu, kita nggak tahu kalau sertifikatnya masih satu, ikut ke induknya. Belum ada pemisahan sertifikat tanah, ini buat jalan, ini yang sudah dibeli, ini yang punya keluarga saya. Jadi masih satu, atas nama Emak Rasih," kata Sayogi. 

Penerus Emak Rasih pun harus menanggung seluruh biaya PBB secara utuh selama puluhan tahun meski sebagian sudah diwakafkan untuk jalan. Hal itu membuat keluarga merasa keberatan dan minta segera ada penyelesaiannya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Tanjakan SpongeBob Lembang KBB, Mobil dan Motor Sulit Nanjak hingga Mundur

57 tahun lalu

2 Tanjakan Ekstrem di Gunungkidul Dihapus dari Google Map, Cegah Kecelakaan di Libur Lebaran

57 tahun lalu

Terkenal Ekstrem, Tanjakan SpongeBob Lembang Buat Mobil dan Motor Loyo saat Menanjak

57 tahun lalu

5 Tanjakan Curam di Indonesia yang Paling Berbahaya, Waspada Banyak Makan Korban

57 tahun lalu

Viral, Truk Panjang Tak Bisa Belok di Sitinjau Lauik, Tabrak Pembatas Jurang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal