Suatu hari, sinyo (anak laki-laki) Belanda melihat si penjual kue dan ingin membeli kue tak bernama itu. Dia merengek kepada maminya, "Mammie, koop dat voor mij (Mama, belikan itu untukku)." Si penjual kue dipanggil sang mami dan disuruh membuka daun pisang yang menutupi nyiru.
"O, dat ding? (Oh, benda itu?)" kata sang mami penasaran dan menunjuk kue tak bernama itu.
Penjual kue menganggap kata itu unik dan lucu. Dia kemudian pulang dan berkata kepada ibunya bahwa kue itu sekarang bernama odading. Jadilah, adonan terigu manis goreng itu dikenal dengan nama odading sampai sekarang.
Setelah mengetahui asal usul nama odading, apakah tertarik untuk membuat kudapan ini di rumah? Bahan dan alat yang digunakan sangat mudah dan terjangkau. Silakan mencobanya.