Tingkat partisipasi masyarakat, tutur Kang Emil, diharapkan tidak menurun, meski Pilkada Serentak 2020 digelar dalam situasi pandemi Covid-19. Pemprov Jabar bersama KPU dan jajaran pemerintah kabupaten/kota yang menggelar pilkada, telah berkomitmen menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat selama pilkada berlangsung.
"Kami juga sudah menginstruksikan Pjs bupati/wali kota agar mengantisipasi hal terburuk jika memang terjadi lonjakan. Rumah sakit dan pusat isolasi harus sudah dipersiapkan," ujar Kang Emil.
Adapun penandatanganan deklarasi dilakukan bersama Ketua KPU Provinsi Jabar, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar, Pejabat Sementara (Pjs) bupati/wali kota, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar. Sementara Desk Pilkada di delapan daerah yang menggelar pilkada turut menyaksikan deklarasi melalui konferensi video.
"Kami menandatangani deklarasi pilkada yang berkualitas dan berintegritas serta aman dari COVID-19 antara saya, KPU, Bawaslu, ketua Desk Pilkada dan para Pjs bupati/wali kota, dan yang melaksanakan Pilkada Serentak," tuturnya.
Diketahui, delapan daerah di Jabar akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.